Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2018

Selasa, 05 September 2017

Rekrutmen CPNS KEJAKSAAN RI Tahun Anggaran 2017 Tunggu Jadwal PANSELNAS


Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa dalam rangka mengisi formasi pegawai tahun 2017, Kejaksaan Republik Indonesia membuka kesempatan bagi Pemuda dan Pemudi warga negara Indonesia yang memenuhi syarat untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Adapun untuk Jadwal Rekrutmen CPNS KEJAKSAAN RI Tahun Anggaran 2017 menyesuaikan dengan jadwal PANSELNAS.

Sumber berita : e-Rekrutmen Kejaksaan RI.

Share:

Sabtu, 02 September 2017

Passing Grade Penerimaan CPNS Tahun Ini Ditingkatkan

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah menunggu penyusunan nilai ambang batas atau passing grade untuk seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2017. “Akan ada perbaikan passing grade, penetapan dalam waktu dekat,” kata Kepala Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen BKN Heri Susilowati di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ia memastikan akan ada kenaikan nilai ambang batas CPNS 2017. Ia menyebut saat ini nilai ambang batas sedang disusun oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Selain itu, Heri melanjutkan Kemenpan RB juga menyusunnya bersama kuota lulus setiap tes dalam Permenpan RB.

Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Iwan Hermanto menjelaskan pelamar CPNS yang lulus seleksi administrasi akan melalui tahap seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi komptensi bidang (SKB). Masing-masing tahap memiliki bobot, contohnya 40 persen untuk SKD.

Iwan mengatakan tim panitia seleksi nasional akan menyediakan tiga kali lipat kuota bagi masing-masing tahap. Ia mencontohkan, formasi lapas disediakan untuk 100 pelamar. Tim panselnas akan mengambil 300 peserta yang lolos ambang batas. Namun, apabila yang lolos hanya 200, maka tidak ada penambahan jumlah peserta.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kemenpan RB Herman Suryatman menyebut, saat ini Permenpan RB masih dalam tahap pembahasan. Ia enggan menjabarkan lebih banyak sampai di tahap apa pembahasan Permenpan RB itu.

“Permenpannya masih dalam proses,” ujar dia.

Berita ini bersumber dari Republika.
Share:

Rabu, 23 Agustus 2017

Tempat Pelaksanaan SKD dan SKB CPNS Kualifikasi Dokter Spesialis, Dokter Umum dan Sarjana Kemenkum HAM Diubah

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa Pelaksanaan tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Computer Assisted Test (CAT) dan Praktik Komputer untuk kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis, Dokter Umum dan Sarjana (S-1) yang semula dilaksanakan oleh Panitia Pusat di Jakarta, diubah menjadi pelaksanaannya oleh Panitia Daerah di 33 (tiga puluh tiga) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) sesuai dengan domisili wilayah provinsi pendaftar, sedangkan tahapan SKB wawancara tetap akan dilaksanaan oleh Panitia Pusat di Jakarta. 

Informasi tersebut tertuang dalam Surat Pengumuman Nomor: SEK.KP.02.01-697, yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kemenkum HAM selaku Ketua Panitia Seleksi, Bambang Rantam Sariwanto. Berdasarkan surat tersebut dijelaskan pengubahan tempat didasarkan pada hasil rapat panitia seleksi CPNS Kemenkum HAM Tahun Anggaran 2017 dengan mempertimbangkan jumlah pendaftar online ketiga jabatan di atas melalui laman https://sscn.bkn.go.id. Sementara itu untuk pelamar dengan kualifikasi SLTA/sederajat dan D3 pelaksanaan SKD dan SKB tidak mengalami perubahan dari ketentuan awal. 

Di bagian lain, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan mengatakan Seluruh peserta seleksi CPNS diharapkan mencermati segala ketentuan dan informasi terkait proses pelaksanaan seleksi CPNS. Pantau terus media informasi resmi 
Pemerintah yang terkait proses penerimaan CPNS kali ini seperti www.bkn.go.id, www.menpan.go.id, cpns.kemenkumham.go.id dan www.mahkamahagung.go.id. Budayakan membaca dengan cermat segala ketentuan yang mengatur pelaksanaan seleksi. Akses kanal media sosial resmi Pemerintah. Jangan sampai terjebak informasi yang salah dengan mengikuti ketentuan tentang CPNS yang termuat dalam media informasi yang belum jelas validitasnya. 

Sementara itu berdasarkan data center Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) BKN, jumlah pelamar total CPNS Kemenkum HAM dan Mahkamah Agung hingga 23 Agustus 2017 pukul 08.31 WIB sebanyak 901.274, dengan rincian jumlah pelamar CPNS Kemenkum HAM sebanyak 874.070 dan pelamar CPNS Mahkamah Agung sebesar 27.204.  


Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Selasa, 15 Agustus 2017

Berkas Tak Terbaca Sistem, 18.387 Calon Pelamar CPNS 2017 Wajib Upload Ulang

Sahabat pembaca info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa hingga Senin (14/08), pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Mahkamah Agung (MA) dan Kementerian Hukum dan HAM mencapai 661.564 orang. Namun berdasarkan konfirmasi dari Tim Verifikator Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, terdapat 18.387 pelamar yang dokumennya tidak dapat dibaca oleh sistem, khususnya ijazah.

Untuk itu Panitia Seleksi Nasional Penerimaan CPNS mengimbau kepada 18.387 pelamar yang daftarnya sudah di disampaikan melalui portal sscn BKN untuk mengunggah ulang dokumen persyaratan tersebut.  “Pelamar harus melakukan upload berkas/dokumen kembali via https://sscn.bkn.go.id/file_ulang,” ujar Kepala Birop Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Muhammad Ridwan di Jakarta, Selasa (15/08).

Ditambahkan, apabila sampai dengan batas waktu penutupan pendaftaran yang telah ditentukan, file dokumen tersebut tidak dilengkapi, maka Panitia Seleksi berhak membatalkan pendaftaran. Pendaftaran Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Mahkamah Agung (MA) akan berakhir pada 26 Agustus 2017, sedangkan bagi Kementerian Hukum dan HAM akan berakhir pada 31 Agustus 2017, yang artinya dalam hitungan minggu akan segera berakhir.

Pemenuhan persyaratan tersebut merupakan salah satu syarat untuk bisa lolos seleksi administrasi, yang selanjutnya bisa dipanggil mengikuti tahapan seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Untuk itu, pemerintah mengimbau kepada seluruh calon pelamar agar selalu memantau situs-situs pemerintahan resmi yang berkaitan dengan pendaftaran penerimaan CPNS 2017, sehingga dapat selalu update ketika ada informasi yang sifatnya urgent atau mengalami perubahan.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi (HKIP) Kementerian PANRB Herman Suryatman mengajak calon peserta untuk mempersiapkan diri menghadapi SKD. Dikatakan, calon pelamar dapat mempelajari SKD dengan mengikuti simulasi CAT online secara gratis. “Simulasi CAT itu tidak dipungut biaya, masyarakat harus selalu waspada jika ada oknum yang menawarkan simulasi CAT dengan meminta bayaran, dipastikan itu adalah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegas Herman.

Pernyataan Herman itu menanggapi adanya oknum yang meminta bayaran pada simulasi CAT online yang mengatasnamakan admin CAT.  Pihak BKN juga menegaskan bahwa simulasi CAT online tidak dipungut biaya sama sekali, karena calon pelamar cukup melakukan simulasi via web http://cat.bkn.go.id/ dan klik pada kolom simulasi.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Kamis, 10 Agustus 2017

“Skema Seleksi Penerimaan CPNS yang Berkualitas Jadi Kunci Rekrutmen PNS Berkualitas”

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) menginginkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berkualitas dan berkinerja baik. Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan skema seleksi penerimaan CPNS yang berkualitas, salah satunya dalam hal kualitas soal tes rekrutmen. Hal itu disampaikan Sekretaris Utama (Sesma) Badan Kepegawaian Negara (BKN)

Usman Gumanti saat membuka Rapat Validasi Soal Tes Kompetensi Dasar (TKD), Kamis (10/08/2017) di Kantor Pusat BKN.

Usman menyebutkan, sedikitnya ada 5 poin dasar yang harus diperhatikan dalam proses penyusunan soal, yakni validitas, daya pembeda, dapat dipercaya, obyektif dan mengikuti standardisasi yang ada. Dengan begitu, kualitas soal dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan standar serta prosedur yang telah ditetapkan.

Di saat yang sama, Kepala Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen (PPSR) Aparatur Sipil Negara (ASN), Heri Susilowati menjelaskan bahwa penyusunan soal sangat fokus terhadap standardisasi dalam seleksi terhadap metode Computer Assisted Test (CAT). Selain itu, nantinya peserta dapat melihat hasil ujian yang dibuat dengan sistem perankingan berdasarkan instansi melalui aplikasi yang dapat diunduh pada sistem operasi Andorid dan adanya simulasi online dengan cara mendaftarkan diri menggunakan email kemudian akan diberikan soal dengan waktu penyelesaian yang dibatasi.

Seperti diketahui, pada tahun 2017 proses seleksi penerimaan CPNS, untuk tahap tes kompetensi dasar (TKD) dilakukan menggunakan metode seleksi online berbasis komputer atau CAT. Pemerintah menyediakan formasi sebanyak 19.210 bagi CPNS Kementerian Hukum dan HAM dan Mahkamah Agung. 

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Rabu, 09 Agustus 2017

Formasi Umum Penjaga Tahanan 13.720, Jumlah Pelamar sudah Mencapai 276.983

Sahabat pembaca Info CPNS 2017-2018-2019, sudah tahukah anda bahwa Data SSCN BKN per tanggal 9 Agustus 2017 pukul 17.12 wib menunjukkan bahwa terdapat 3 (tiga) jabatan dalam formasi CPNS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang memiliki tingkat minat pelamar tertinggi berbanding jauh dengan kuota formasi yang dikeluarkan pemerintah. 

Terdata pelamar untuk formasi umum pada jabatan Penjaga Tahanan sudah mencapai 290.809 dari formasi yang disediakan hanya berjumlah 13.720.

Sementara untuk pelamar jabatan Analis Keimigrasian sudah menginjak angka 73.780 dari formasi yang disediakan hanya 2.049. Selanjutnya untuk tingkat pelamar pada jabatan Pemeriksa Paten Pertama mencapai 14.462 dari formasi yang tersedia hanya 13. 

Selain itu untuk jabatan Penjaga Tahanan formasi khusus bagi putra/putri terbaik Papua, jumlah pelamar sementara mencapai 4.093 dari jumlah kuota formasi 280. Analis Keimigrasian Pertama formasi lulusan terbaik sudah mencapai jumlah pelamar 3.318 dari jumlah formasi 229. Sementara untuk jabatan Pemeriksa Paten Pertama formasi lulusan terbaik mencapai angka pelamar sebanyak 612 dari kuota formasi hanya ada 2 (dua).

Angka peminat pada ketiga jabatan tersebut akan terus bergerak mengingat pendaftaran online lewat portal SSCN BKN berlangsung hingga 31 Agustus 2017 mendatang. 

Hal ini menunjukkan tingkat persaingan pada ketiga jabatan tersebut juga semakin tinggi mengingat kuantitas perbandingan pelamar dengan kuota yang disediakan berkisar jauh.

Berdasarkan update portal SSCN BKN hari ini terdata total pendaftar mencapai 512.144. Untuk pelamar Kemenkumham menginjak angka 496.134 dan pelamar pada MA mencapai 16.010. 

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Selasa, 08 Agustus 2017

Inilah Dua Jabatan Favorit Pelamar CPNS

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa memasuki hari kedelapan pendaftaran online penerimaan CPNS lewat portal sscn.bkn.go.id,  sebanyak 441.267 ribu pelamar telah terdaftar. Dari update total pelamar, formasi penjaga tahanan pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menjadi jabatan yang paling banyak diminati oleh pelamar.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Muhammad Ridwan mengatakan, sebaliknya, untuk formasi dokter spesialis penyakit dalam pertama dan dokter spesialis ginekologi pertama di Kemenkumham masih menjadi jabatan paling sedikit peminatnya.

Sementara itu, untuk pelamar pada Mahkamah Agung (MA) pada formasi umum, CPNS untuk calon hakim peradilan umum juga paling banyak diminati pelamar.  Sebaliknya, CPNS untuk calon hakim peradilan agama untuk formasi putra/putri Papua dan Papua Barat masih minim peminat.

Pendaftaran online pada penerimaan CPNS kedua instansi tersebut masih akan berlangsung hingga 23 (dua puluh tiga) hari ke depan dan publik pelamar diminta untuk menyimak secara cermat rincian kualifikasi dan persyaratan dokumen yang diminta pada masing-masing jabatan.

Ridwan menambahkan, berdasarkan catatan, pertanyaan yang paling banyak diajukan oleh calon peserta kepada Humas BKN baik secara langsung lewat Helpdesk SSCN di Kantor Pusat BKN Jakarta maupun via media sosial BKN seputar dokumen persyaratan.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Kamis, 03 Agustus 2017

Tips Lulus Tes Kompetensi Dasar

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa mulai Selasa (1/8/2017), pemerintah membuka pendaftaran online Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Mahkamah Agung (MA) dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang dapat diakses melalui sscn.bkn.go.id.

Seperti pada penerimaan CPNS tahun sebelumnya, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menggelar seleksi penerimaan CPNS menggunakan atau berbasis komputer, computer assisted test (CAT).

Metode ini mulai dilaksanakan pada seleksi penerimaan CPNS pada tahun 2013. Metode ini secara bertahap dilaksanakan secara nasional, baik dalam perekrutan PNS tingkat nasional maupun daerah.

Pada tahun sebelumnya, materi soal CAT CPNS disusun berdasarkan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 9 Tahun 2012 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil.

Berdasarkan peraturan ini, maka soal CAT CPNS terdiri atas Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB). Materi soal cpns TKD terdiri atas:
1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),
2. Soal Tes Intelejensi Umum (TIU);
3. Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Adapun rincian pembahasan materi pokok soal CAT  cpns Tes Kompetisi Dasar (TKD), yaitu:

A. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
Soal CAT CPNS Tes Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari Tes Kompetensi Dasar yang akan diujikan bagi para peserta seleksi cpns untuk menilai peserta cpns dalam penguasaan pengetahuan dan kemampuan dalam mengimplementasikan nilai-nilai 4 (empat) Pilar Kebangsaan Indonesia yang meliputi:
– Pancasila
– Undang Undang Dasar 1945
– Bhineka Tunggal Ika
– Negara Kesatuan Republik Indonesia
* Sistem tata negara Indonesia
* Pemerintah pusat dan pemerintah daerah
* Sejarah perjuangan bangsa,
* Peranan Bangsa Indonesia
* Kemampuan berbahasa indonesia.

B. Tes Intelejensi Umum (TIU)
Soal CAT CPNS Tes Intelejensi Umum (TIU) merupakan tes untuk meningkatkan intelegensi para peserta ujian cpns dalam analisa numerik, verbal serta berpikir logis dan analitis yang terdiri:

Soal CPNS Analisa Verbal, meliputi:
– Tes Sinonim (persamaan kata);
– Tes Antonim (lawan kata):
– Tes Padanan hubungan kata;
– Tes Pengelompokan kata.

Soal CPNS Analisa Numerik, meliputi:
– Tes aritmetik (hitungan);
– Tes Seri angka,
– Tes Seri huruf;
– Tes Logika Angka;
– Tes Angka dalam cerita.

Soal CPNS Berpikir Logis dan Analitis, meliputi:
– Tes Logika Umum;
– Tes Analisa Pernyataan;
– Tes Kesimpulan Silogisme;
– Tes logika Cerita;

C. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
Soal CAT CPNS Tes Karakteristek Pribadi (TKP) merupakan sebuah tes psikologi yang meneliti jenis dan karakter kepribadian para peserta cpns dalam berbagai aspek, termasuk aspek kognitif dan aspek emosi, materi soal TKP meliputi:
– Integritas diri;
– Semangat berprestasi;
– Orientasi pada pelayanan;
– Kemampuan beradaptasi;
– Kemampuan mengendalikan diri;
– Kemampuan bekerja mandiri dan tuntas;
– Kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan;
– Kemampuan bekerja sama dalam kelompok;
– Menggerakkan dan mengkoordinir orang lain;
– Orientasi kepada orang lain;
– Kreativitas dan inovasi.

Berita ini bersumber dari Kabar24.
Share:

Selasa, 01 Agustus 2017

Menuju World Class University, Formasi Dosen Segera Dibuka

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa untuk meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi Negeri di Indonesia serta agar Universitas-universitas di Indonesia dapat berjejer dalam urutan Universitas Berkelas Dunia (World Class University), Pemerintah terus melakukan berbagai strategi agar target tersebut segera tercapai. Salah satunya adalah dengan membuka formasi khusus CPNS jabatan dosen.

Hal ini disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur saat konferensi pers usai memberikan kuliah umum kepada Mahasiswa Baru Universitas Andalas Tahun Akademik 2017/2018 di Auditorium Unand, Padang, (Selasa, 1/8).

Menurut Menteri Asman, formasi jabatan dosen sangat diperlukan untuk segera mengakselerasi kualitas SDM di berbagai Universitas di Indonesia. "Jabatan dosen merupakan salah satu formasi khusus CPNS yang menjadi prioritas. Untuk pemetaan dan kebutuhannya akan disusun oleh Kemenristekdikti." jelas MenPANRB.

Iapun menjelaskan pihak KemenPANRB telah melakukan koordinasi dengan Kemenristekdikti untuk membuka formasi khusus ini.

Lebih lanjut lagi, tidak hanya dengan penambahan dosen, untuk dapat mencapai World Class University, Universitas di Indonesia pun harus meningkatkan fasilitas sarana prasarana kampus menjadi lebih baik untuk kenyamanan belajar para mahasiswa, dan juga hasil serta kualitas riset penelitian ilmiah yang dapat dihasilkan oleh Universitas.

Dikatakan MenPANRB, untuk menjamin kualitas CPNS Dosen yang akan diterima nanti, pihaknya pun telah memberikan persyaratan khusus yaitu minimal harus lulusan S2 dan umurnya tidak lebih dari 35 tahun.

Diharapkan dengan kebijakan ini nantinya kualitas pendidikan Indonesia dapat menjadi lebih baik dan Universitas-universitas di Indonesia dapat menjadi World Class University.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Pendaftaran CPNS Dibuka Selasa, Persiapkan Kelengkapan Data

Sahabat pembaca Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa Pendaftaran online Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan mulai dibuka besok pagi, 1 Agustus 2017 jam 10.00. Pendaftaran ini akan berlangsung sampai tanggal 26 Agustus 2017 untuk Mahkamah Agung dan tanggal 31 Agustus 2017 untuk Kementerian Hukum dan HAM, dengan mengakses laman sscn.bkn.go.id.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Herman Suryatman mengimbau masyarakat untuk membaca dengan baik mekanisme dan prosedur pendaftaran. Seluruh sistem pendaftaran dilakukan secara elektronik, dan calon pelamar tidak dapat merubah pilihan dengan alasan apapun.

Melihat pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kegagalan mendaftar banyak disebabkan karena kecerobohan dan ketidakcermatan pendaftar. Oleh karena itu, pelamar dianjurkan agar membaca dan memahami secara baik seluruh ketentuan dan persyaratan pelamaran.

“Kegagalan mendaftar umumnya disebabkan kecerobohan calon peserta. Antara lain kesalahan dalam melakukan input data. Karena itu, persiapkan kelengkapan data yang dibutuhkan terutama KTP dan KK,” jelas Herman di Jakarta. Senin (31/07).

Calon pelamar melakukan registrasi online dengan mengisi form yang telah tersedia menggunakan data kependudukan yang valid yakni Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP)/ NIK pada Kartu Keluarga (KK) dan Nomor KK. Jika ada ketidaksesuaian atas data-data kependudukan tersebut, disarankan agar segera memperbaharui data di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat.

Selain memperhatikan dengan cermat data diri dan proses pendaftaran, calon pelamar juga diwajibkan memperhatikan poin-poin persyaratan yang sudah ditentukan kedua instansi terkait. Apabila terdapat hal-hal yang masih memerlukan penjelasan terkait persyaratan pelamaran tersebut, pelamar dapat menghubungi call center instansi tersebut. Call center Kementerian Hukum dan HAM yakni (021) 5253004 (ext 310) dan Mahkamah Agung pada nomor 082110891729.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Selasa, 18 Juli 2017

Kepala BKN: Penerimaan CPNS Tahun Ini Tidak Serentak

Sahabat CPNS, sudah tahukah anda bahwa tradisi rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) secara serentak saban tahun oleh pemerintah, tampaknya tak berlaku tahun 2017 ini.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, rekrutmen CPNS tahun ini dilaksanakan secara bertahap dan dibuka sesuai dengan kebutuhan masing-masing instansi.

"Kalau dulu seluruh masyarakat bisa tahu instansi mana saja yang membutuhkan pegawai karena memang dilakukan secara serentak. Tapi, kalau sekarang tidak dan masyarakat harus siap akan perubahan sistem ini," kata Bima saat berbincang dengan Korpri.id.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, proses pengadaan CPNS dilakukan melalui beberapa tahapan yakni, (1) perencanaan, (2) pengumuman lowongan, (3) pelamaran, (4) seleksi, (5) pengumuman hasil seleksi, (6) pengangkatan CPNS dan masa percobaan CPNS, dan (7) pengangkatan menjadi PNS.

"Pada saat ini ini, prosesnya masih dalam tahap pengumuman lowongan pada tanggal 11 – 31 Juli 2017. BKN pun tengah menyiapkan infrastruktur pendaftaran CPNS online yang baru akan dibuka pada 1-31 Agustus 2017 nanti," ujarnya memberi kejelasan.

Sudah menjadi mafhum bahwa Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) membuka lowongan CPNS di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan Mahkamah Agung (MA).

Formasi untuk kedua instansi tersebut sebanyak 19.210 orang, terdiri dari 1.684 CPNS untuk MA dan 17.962 kursi CPNS di Kemenkumham. Jumlah tersebut termasuk untuk mengakomodasi lulusan terbaik (cumlaude) sebanyak 468 orang, asal Papua dan Papua Barat sebanyak 301 orang.

Berita ini bersumber dari KORPRI.
Share:

Jumat, 14 Juli 2017

Lolos Seleksi CPNS Tahun 2017 Lebih Rumit? Ini Penyebabnya

Sahabat CPNS, sudah tahukah anda bahwa para pelamar formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai mempersiapkan diri berlatih soal-soal untuk menghadapi tes seleksi kompetensi dasar (SKD) yang menggunakan sistem Computer Assisted Tes (CAT). 

Selain tiga kelompok soal yang dihadapi para pelamar juga harus melakukan tes uji Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). 

Melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 20/2017 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2017, pemerintah menetapkan tiga kelompok materi soal SKD. 

Ketiga kelompok soal yang dimaksud adalah Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). 

Ternyata belum selesai sampai di situ. Sebab untuk lulus tes masih harus mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). 

"Ini berbeda dengan seleksi beberapa tahun lalu, yang tidak mengharuskan dilakukan SKB," tegas Kabag Komunikasi Publik Kementerian PAN-RB Suwardi kepada JawaPos.com, Kamis (13/7). 

Suwardi mengatakan, agar lolos ke tahapan berikutnya, peserta seleksi harus lolos atau ambang batas (passing grade) yang akan ditetapkan dengan Peraturan Menteri PANRB. 

Berdasarkan Permen PAN-RB Nomor 20/2017 tersebut, materi Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) ditetapkan oleh instansi pembina jabatan fungsional. 

Sedangkan materi seleksi untuk jabatan pelaksana ditetapkan oleh instansi yang membidangi urusan jabatan pelaksana yang dimaksud. 

"Tetapi kalau instansi pembina jabatan fungsional atau instansi yang membidangi urusan jabatan pelaksana belum siap menyusun materi SKB, maka penyusunannya dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian instansi yang melakuan pengadaan CPNS," jelasnya.

Materi SKB selanjutnya dikoordinasikan dan diintegrasikan ke dalam sistem CAT Badan Kepegawaian Negara (BKN). 

Suwardi juga menambahkan, tidak seluruh peserta yang lolos passing grade bisa mengikuti SKB. Jumlah peserta yang dapat mengikuti seleksi kompetensi bidang paling banyak 3 (tiga) kali jumlah kebutuhan pada masing-masing jabatan berdasarkan peringkat nilai seleksi kompetensi dasar. 

LKB dilakukan menggunakan CAT dan dapat ditambah dengan tes lainnya sesuai dengan kebutuhan jabatan. 

Pelaksanaan CAT menggunakan fasilitas komputer dan penunjang lain yang disiapkan BKN dan atau menggunakan fasilitas komputer dan penunjang yang dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

Selain itu dimungkinkan pula menggunakan fasilitas mandiri yang disiapkan oleh instansi di bawah koordinasi BKN.

Berita ini bersumber dari JawaPos.com.
Share:

Jumat, 23 Juni 2017

Masyarakat Diminta Waspadai Hoax Pendaftaran CPNS

Sahabat CPNS, sudah tahukah anda bahwa rumor mengenai rencana pengadaan dan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali terulang. Kabar bohong tersebut dimuat oleh sejumlah media online yang memberitakan bahwa pendaftaran CPNS telah dibuka pada bulan Juli hingga Agustus. Bahkan, tanpa menyebutkan sumber resmi, media itu mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan pendaftaran. “Pendaftaran CPNS telah dibuka pada tanggal 25 Juli-28 Agustus 2017, Segera Daftar” demikian judul yang hoax yang termuat di salah satu portal dimaksud.

Lebih dari itu, disertakan juga tautan untuk mengunduh formulir pendaftaran CPNS 2017 beserta surat edaran pendaftaran dan hal lain untuk meyakinkan masyarakat percaya. Namun setelah dicoba mengunduh formulir dan surat edaran yang dimaksud, ternyata tidak bisa diunduh alias link palsu.

Menanggapi hal itu, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Herman Suryatman mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kabar yang beredar di berbagai portal, karena kabar tersebut bisa sangat menyesatkan.

Dikatakan, kabar seperti itu bukan sekali dua kali beredar, tapi sudah sering. “Kami mengingatkan agar masyarakat selalu waspada dan mencermati kabar yang tidak jelas asal-usulnya. Ini bisa menyesatkan masyarakat,” ujar Herman ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/06).

Herman menegaskan bahwa, hingga saat ini pemerintah hanya menerima CPNS dari formasi khusus, karena Pemerintah masih konsisten melakukan moratorium dan penataan PNS. Ia menyampaikan bahwa pemerintah berencana melakukan pengadaan CPNS untuk calon hakim, petugas Lapas dan Imigrasi. Namun informasi detail mengenai rekruitmen CPNS dimaksud, sampai kini belum diumumkan. “Nanti kalau waktunya sudah tiba, pasti kami umumkan secara resmi melalui website Kementerian PANRB,” ujarnya.

Ditambahkan, hingga saat ini penerimaan CPNS jalur umum belum dibuka. Untuk itu, Herman kembali mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoax yang tidak jelas asal-usulnya. “Masyarakat bisa memantau melalui website resmi kami www.menpan.go.id,” imbuhnya.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Minggu, 14 Mei 2017

Pemprov NTB Usulkan 4 Ribu Formasi CPNS

Sahabat CPNS, sudah tahukah anda bahwa untuk penerimaan CPNS 2017, Pemerintah Provinsi NTB telah mengusulkan 4 ribu lebih formasi CPNS kepada Kementerian Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB). Demikian disampaikan Sekretaris Daerah NTB, H. Rosiady Sayuti, Jumat, 12 Mei 2017.

“Usulan kita sekitar 4 ribu lebih untuk seluruh NTB termasuk kabupaten/kota. Tapi itu kan masih usulan,” katanya.

Terkait tenaga yang dibutuhkan, Rosiady menyatakan ada ketentuannya. Pemprov hanya menerima CPNS untuk bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

“Paling banyak guru dan tenaga kesehatan. Dalam waktu dekat sudah ditentukan berapa tenaga untuk infrastruktur, misalnya sarjana teknik berapa, sarjana yang lain berapa,” terangnya.
 
Berbeda dengan Pemprov NTB yang masih menunggu kepastian, Pemkot Mataram berdasarkan persetujuan Kemenpan dan RB telah diputuskan hanya akan menerima 140 formasi CPNS dari total 177 yang diusulkan. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram mengusulkan 98 orang tenaga guru, 28 orang tenaga kesehatan dan 14 tenaga teknis infrastruktur.
 
Berita ini bersumber dari Suara NTB.
Share:

Facebook Page

Pesan Sponsor

Pesan Sponsor

loading...

Label

Statistik Blog

Diberdayakan oleh Blogger.